Selasa, 25 Desember 2012

testing dulu ah..


bismillah.... 
lama tak menulis..lama tak ada postingan..

setelah beberapa pekan disibukkan dengan persiapan menghadapi UAS (Ujian Akhir Semester) , hingga akhir UAS , aku memang tidak sempat  meluangkan waktu untuk menulis. UAS kali ini memang betul - betul menguras banyak tak hanya tenaga tapi juga waktu, fisik bahkan mental. 

hingga mendekati titik jenuh dalam belajar, merasa tak sanggup lagi untuk terus terusan berkutat dengan diktat kuliah... dan sekarang aku pilih untuk meliburkan diri dulu. 

tak ada pilihan lain bagiku , kecuali pulang ke makassar. aku telah cukup rindu dengan tanah kelahiranku. bagi orang lain mungkin aku terlalu berlebihan, toh baru juga beberapa bulan. tapi masa bodoh ah dengan anggapan orang. tak mungkin pula aku pura-pura kuat dan tegar ditengah badai hujan dan badai rindu yang menerpa.. rindu akan rumah dan keluargaku..

tapi..sekarang jadi bingung mo nulis apa.. hemm..bukannya lagi g punya ide, tapi justru sebaliknya.. banyak hal yang mengganggu pikiranku yang pengen sekali kutuangkan dalam tulisan.. tapi sepertinya aku justru kebingungan disaat mau memulai untuk menulis.

yaaah..g asik deh kalau gini...  dah milih topik A eh malah kepikiran topik B. beralih ke topik B tp justru merasa yang a td lebih urgent ya... 
pusing..pusiing...pusiiing..

Senin, 26 November 2012

S.A.K.I.T



Rasa berat dan sakit yang amat sangat… tak bisa berkompromi dengan rasa sakit ini. Tak ada pilihan lain bagiku kecuali berbaring dan beristirahat, berharap setelah terbangun nanti rasa sakit ini akan hilang bersama penat yang begitu terasa.

Namun ternyata aku tak dapat menikmati istirahat ini… rasa sakit lebih mendominasi lelah dan ngantukku. Bingung harus berbuat apa. Kunyalakan dispenser. Biasanya setelah minum segelas teh hangat , sakit kepala seperti ini bisa segera hilang.

Aku kembali ke tempat tidur setelah menghabiskan teh hangat yang kubuat. Untuk beberapa saat aku memang bisa tertidur. Namun itu tak bertahan lama, rasa sakit membuatku kembali terbangun. Astaghfirullah … aku kenapa ya Allah. Kembali kubuat segelas teh hangat, kali ini dengan rasa manis yang lebih dari biasanya. Tidak lama, gelas ditanganku kembali kosong. Ya Allah semoga kali ini bisa mengatasi sakitku, harapku dalam hati.
Udara sore yang dingin (efek hujan) plus rasa sakit yang masih setia menemani, membuatku tak mampu menahan keinginan untuk kembali ke tempat tidur,  bahkan kali ini selimut hijauku kutarik untuk melindungiku dari dingin. Lirih kulantunkan dzikir sambil memijit bagian kepala yang sakit, hingga aku merasa semakin melemah. Dan kali ini aku memang benar – benar tidur.
Pukul 5 lewat aku baru terbangun. Masih ada sisa hujan dalam gerimis. Ketika hendak bangun dari tempat tidur, kurasakan sakit pada kepala . MasyaAllah… rasa sakit itu belum hilang juga. Aku berusaha duduk dan bersandar di dinding kamar. Kali ini tak hanya rasa sakit dibagian kepala, rasa mual pun turut menyertai. Kukuatkan tubuh untuk bergerak. Berjalan ke kamar mandi dengan sedikit terhuyung, mencuci muka, lalu berwudhu.

Untuk kali ketiga aku kembali menyeduh segelas teh. Namun kuganti dengan teh hijau tanpa gula. Ya Allah semoga kali ini benar – benar bisa membantu. Aku rasa ini sudah diluar kewajaran. Tak ada pikiran untuk meminum obat. Bagiku, kondisi seperti ini belumlah membutuhkan obat - obatan sintetik.

Kuraih tumpukan jurnal diatas meja belajar. Aku bergumam dalam hati ; aku tak boleh sakit. Tugas kuliah lagi ngantri tuk diselesaikan. Lagipula besok ada persentase di MK stabilitas obat. Aku mencoba membaca sebuah jurnal , namun hemmm… gak ada yang masuk. Menyerah …. Aku lalu mengambil Mushaf lalu mulai membacanya.. subhanallah terasa ada energi yang mengalir dan masuk kedalam tubuh ku. Kuteruskan tilawah hingga adzan magrib dan kusambung lagi bakda sholat.

Hingga selesai sholat Isya, sakit kepala ku masih terasa. Aku berusaha bertahan dan mengabaikan sakitku. Kubuka bahan persentase untuk besok. Berusaha menelaah semua bahan yang bejibun itu. Hingga jam menunjukkan pukul 22.45 WIB. Aku merasa tak kuat lagi. Tiba – tiba…ah bukankah kuliah jam pertama besok ada tugas juga ?? aku baru ingat. Memang bukan tugas untuk dikumpul tapi hanya untuk dibaca dan dipelajari. Sisa waktu 15 menit kugunakan untuk membaca sedikit bahan itu. Insya Allah sisanya besok subuh. Pukul 11 aku memutuskan untuk menghentikan belajarnya. Rasa sakit juga bukannya berkurang bahkan semakin terasa. Sebelum tidur aku berwudhu , lalu sholat 1 rakaat.

Ternyata tidurku cukup pulas, efek capek sepertinya. Alarm  yang telah ku setel tidak kedengaran, sampai salah seorang teman kost membangunkan dan mengingatkanku untuk sahur. Kulirik jam HP, Pukul 03.27 WIB. Seharusnya aku sudah bangun 27 menit yang lalu. Kini sisa waktu yang ada terasa sempit untuk sholat tahajjud dan sahur. Karna saat ini, untuk wilayah disini waktu subuh masuk pukul 4 kurang 10 menit. Namun aku berusaha menunaikan semuanya. Kuabaikan  sakit yang masih saja terasa.  Mendahulukan tahajjud , lalu bersegera untuk sahur.

Pagi ini, begitu cerah. Beda dengan hari – hari sebelumnya yang selalu diawali mendung, gerimis dan hujan. Namun aku justru masih ditempat tidur. Sakit ku memaksaku untuk tetap stay ditempat tidur dan harus rela absen kuliah jam pertama , pukul 07.00 WIB.  Di jam kedua aku memaksakan diri untuk berangkat kekampus. Persentase kelompok hari ini tentu tidak bisa untuk ditinggalkan. Apalagi dengan riwayat dosen yang terkenal perfeksionis. Saat memasuki ruang kuliah, seorang teman langsung nyamperin ; lho mbak.. koq pucat banget sich ??? aku berusaha tersenyum dan menjawab “ lagi gak enak badan mbak”. Hingga jam kuliah berakhir, aku masih terus berada dalam kesakitan. Buru – buru pulang ke kost an, dan mendapat hujan ditengah perjalanan. Ah basah…

Hingga malam … aku masih dalam sakit ini. Tak ada obat, namun tetap berusaha menjalankan aktivitas normal, termasuk menyempatkan menulis catatan ini. Hanya air hangat, dzikir dan do’a sebagai terapi. Semoga aku bisa segera sehat dan kembali seperti sedia kala. Aamiin……

Bandung , 11 Muharram 1433 H/25 November 2012

# aku bukan mengeluh dengan sakit ku ini. Aku ingin jadi penulis yang baik dan professional. Dan  untuk itu aku memulainya dengan berlatih menulis apa yang sedang aku alami. Terus terang aku tidak bisa menulis sesuatu yang berupa angan – angan kosong atau cerita khayalan. Aku bisanya menulis apa yang kualami, yang kulihat, yang kurasakan dan yang kudengar. Semoga tak ada omong kosong dalam tiap tulisanku kelak # MENULIS YANG BAIK,MENULIS YANG BENAR#



Jumat, 23 November 2012

kesetimbangan ....

suatu permukaan padat yang berkontak dengan larutan yang mengandung ion.
sejumlah kation diadsorpsi pada permukaan , sehingga membuat permukaan itu bermuatan positif.

didalam larutan , tertinggal sisa kation dan keseluruhan anion yang ditambahkan. anion - anion ini ditarik kepermukaan bermuatan posistif oleh gaya elektrik yang juga berperan untuk menolak pendekatan kation lain begitu adsoprsi awal sempurna.

akibatnya , tercapailah keadaan kesetimbangan....

#inilah salah satu bentuk keadaan kesetimbangan. sunnatullah#

Selasa, 20 November 2012

Sisi Gelap Pacaran


Hoyaaaa… lagi mojok berdua neh! He.he.. jangan mendelik dong kalo emang ngelakuin. Bo..abo.. banyak juga neh remaja yang punya prinsip mojok terus, gesek terus, en tempel terus ama gandengannya (idih, emangnya truk?). Hmm… aneh bin ajaib memang. Urusan cinta yang diwujudkan lewat pacaran kadang nggak kenal tempat dan waktu. Kalo udah demen, nyosor terus ampe lupa kanan-kiri. Dunia serasa milik berdua doang. Orang lain mah suruh tinggal di planet senen, eh, planet pluto sekalian.

Saking menjamurnya budaya pacaran, di angkot, di pasar, di kereta, di bus, termasuk di sekolah, mudah kamu jumpai remaja yang saling memadu kasih. Lihat juga di taman kota, di trotoar jalan, termasuk di perpus. Perpus? Nggak salah? Suasananya hening lho buat mojok. Kali aja makin hot! Astaghfirullah…

Udah gitu nggak kenal waktu, bisa siang hari, bisa malam hari. Pokoknya gebet terus sampe pagi. Malam hari banyak juga lho yang sok romantis, pake gantian ngitungin jumlah bintang di langit segala, ngobrol ngalor ngidul di bawah sinar rembulan yang jatuh ke bumi, duh kayak di sinetron jadinya (eh, pas meremas jari pacarnya, ternyata jempol semua! Bukan orang kaliii.. Huhuy kebanyakan nonton Kismis alias kisah misteri tuh! ) J

Sobat muda muslim, ngomong-ngomong apa sih definisi pacaran? Kalo orang hukum bilang, pacaran adalah kontrak sosial antara laki dan wanita dalam satu ikatan dengan tujuan untuk menikah. Hmm.. bener nggak sih? Buktinya banyak yang cuma main-main doang. Lha iya, anak SD dan SMP udah pacaran, apa mereka mikir mo langsung nikah? nggak  masuk akal, sobat.

Sayangnya, pacaran udah jadi trend lho. Jangan kaget kalo ada remaja yang nggak ngelakuin pacaran, bakalan dicap sebagai kampungan, norak, dan super kuper. Sebaliknya, mereka yang jadian mengikat janji sama pasangannya, dianggap wajar karena tuntutan jaman. Wasyah! 

Memangnya kalo jaman berubah, kita juga kudu selalu berubah? Nggak lha yauw. Kita lihat-lihat dulu. Kalo itu berubah kepada kebenaran, ya kita ikutin dong. Tapi kalo ngajak berubah untuk berani maksiat, entar dulu. Tahan... Tahan..

Ngomong-ngomong soal semen, eh, pacaran, kita jadi kepikiran, bener nggak sih pacaran itu halal? Bener nggak sih pacaran itu banyak ruginya? Emangnya kalo udah pacaran kita boleh ngelakuin apa aja dengan pacar kita?

Ta’ruf, Taqarrub, dan ta’ tubruk ....

Remaja sekarang pada pinter ngeles lho.. (yang pinter mah..), pake ngedalil segala. Seolah-olah bakal ditolerir agama dengan dalilnya yang asal-asalan itu. Nggak lha yauw. Saat kamu membanting kartu gaple dengan balak enam sambil menyebutkan, “ini rukun iman”, tentunya bukan berarti main gaple jadi kegiatan yang islami lho. Nggak. Begitu pun dengan pacaran. Jangan mentang-mentang aman aja lho kalo kamu berdalih bahwa deketan sama lawan jenis sebagai bagian dari ta’aruf yang diajarkan agama sambil menyitir ayat tentang diciptakannya manusia dalam kultur dan suku yang berbeda-beda, yang tiada lain adalah untuk saling mengenal. Gubrak!

Jelas salah alamat sobat. Kamu yang pacaran dengan mengaku-ngaku lagi ‘ta’aruf’ kayaknya cuma kedok doang deh. Memangnya kalo pengen kenalan dengan lawan jenis itu kudu nempel terus dan berduaan aja?

Ada teman kamu yang ngelakuin pacaran kok kayaknya seperti udah jadi suami-istri. Nyebutnya aja “mamah-papa”. Itu dilakukan demi mengenal lebih dalam karakter masing-masing. Kata mereka, dengan semakin dekat kita berhubungan, semakin mengetahui kebiasaan pasangannya; mudah marah apa nggak, suka rewel atau justru asyik-asyik aja, kalo makan gembul apa nggak (harus bisa mengontrol jatah beras neh! He..he..he..), kita jadi tahu makanan kesukaannya, ngeh minuman favoritnya, dan sebagainya. 

Nah, kalo udah cukup ‘kenal’ luar-dalam, bisa jadi gampang juga untuk deketan. Pengen lebih deket, makin deket, dan deket banget. Nggak heran, awalnya cuma mau temenen, eh, malah demen? Kalo udah kecantol begitu, setiap pasangan jadi nggak ragu untuk membuka diri. Hmm… jangan kaget kalo akhirnya nggak cuma berani kirim SMS or e-mail doang, tapi mulai coba dengan yang lebih interaktif; nelpon. Bagi mereka yang udah kebelet (emangnya mo buang hajat?), pengennya deketan terus. Dalam kondisi seperti itu, udah berani main ke rumah atau ngajak jalan bareng ke mana mereka suka. Sebab kata orang, cinta terasa makin kuat justru kalo berjauhan. Sebuah kenyataan yang bertolak belakang dengan efek doppler yang justru kekuatannya makin terasa lemah jika saling menjauh (moga kamu inget salah satu kajian dalam ilmu fisika ini).

Sobat muda muslim, hati-hati deh. Kalo udah ‘ta’aruf’ dan pengennya ‘taqarrub’, sangat boleh jadi akhirnya ‘ta’ tubruk’ alias main nyosor terus. Pikirnya, mana ada kucing yang tahan jika mangsanya ngasih peluang. Mana ada yang tahan godaan kalo udah lengket-masket begitu. Bener, pake prinsip manajemen lagi; sedikit bicara banyak bekerja. Nggak ada jaminan deh kalo udah nempel begitu tanganmu nggak gerilya kemana-mana. Yee.. jadinya antara nafsu dan cinta jadi bias. Gubrak, itu namanya peluang untuk saling ‘menubruk’ makin terbuka. Jadi jangan bingung kalo kemudian kamu bisa baca di koran tentang seks bebas remaja ibu kota, juga tentang angka aborsi yang kian meroket, dan menularnya PMS (penyakit menular seksual). Hih, syerem abis!

Ruginya pacaran
Kamu kudu ngeh juga soal yang satu ini. Rugi di akhirat udah jelas. Rugi di dunia juga sebetulnya sejelas siang hari. Cuma, bisa dinetralisir dengan ‘kenikmatan’ yang langsung didapat. Dasar! Pengen tahu lebih detil? Mari kita tunjukkan. 

Pertama, pacaran diduga kuat bikin kantong bolong (biasanya untuk anak cowok). Gimana nggak, kamu jadi kudu nyiapin anggaran lebih; selain buat diri kamu, tentunya biar disebut care ama yayang-nya, kalo jalan kudu punya pegangan. Malu dong kalo jalan nggak punya duit. Entar diledekin  “Jalan bergandengan tak pernah jajan-jajan…” (he..he..). Itu sebabnya, anak cowok kudu nyiapin segalanya buat nyenengin sang pacar. Iya dong, masak makan sendirian kalo lagi jalan bareng? Emangnya pacar kamu obat nyamuk dianggurin aja? So, pastinya kamu bakalan kena ‘roaming’ terus (backsound: rugi dah gua..).

Tapi jangan salah lho, bisa jadi anak cewek juga kudu nyiapin dana (kalo nggak minta ke ortu nodong sama pacarnya—he..he.. teman cowoknya kena juga deh). Buat apa? Huh, tanpa komunikasi, rasanya dunia ini sepi, bro! buat beli pulsa HP, terus sekarang kan jamannya internet, ya untuk chatting atau kirim-kirim e-mail cinta. Huh! Pacaran berat diongkos namanya. Bener-benar terpadu, alias terpaksa pake duit!

Kedua, bisa kehilangan privasi lho. Iya lah, kamu baru bisa nyadar kalo kamu udah putus sama yayang kamu. Betapa kamu waktu itu udah memberikan informasi apapun sama kekasihmu. Rahasia luar-dalam dirimu bisa kebongkar tanpa sadar. Celakanya, banyak pasangan yang akhirnya putus. Nggak ada jaminan kan kalo akhirnya pacarmu cerita sama yang lain setelah putus sama kamu? Atau… bisa juga putus sama kamu karena udah tahu kebiasaan jelek kamu (koor: kasihan deh eluh!..)

Ketiga, menggangu aktivitas produktif. Iya lah. Sebab, pikiran kamu manteng terus ke si dia. Inget terus sama doi. Maklumlah, bagi kamu yang kena ‘sihir’ kasmaran, pastinya inget terus sama doi. Kayaknya nggak rela kalo sehari aja nggak ketemu or denger suaranya. Nggak afdol kalo tiap jam nggak dapetin update info soal doi (emangnya situs berita? He..he…). Persis kayak pelajar yang saban harinya makan sambel melulu, katanya sih bisa bodoh. Lho? Iya, kalo ‘kerjaan’ makan sambel itu membuat doi lupa belajar (he..he..he..). Nah, pacaran disinyalir bisa membunuh produktivitas kamu. Hari libur joss terus sama pacar kamu; ke tempat rekreasi, ke mall, dan sekadar jalan-jalan nggak jelas juntrungannya. Padahal, bisa dipake untuk istirahat or kegiatan bermanfaat seperti olahraga, ngelancarin belajar ngaji, menghadiri kajian keislaman, dsb. Tul nggak?

Padahal hari biasa juga dipake ngedate terus sama gebetan kamu. Kagak ada matinya. Jadi produktivitasnya berubah. Tadinya mantengin pelajaran dan kegiatan bermanfaat lain, pas pacaran jadi mantengin yayang-nya. Apa itu nggak bikin kamu jadi kismin, eh, miskin produktivitas? Aduh, celaka banget deh!

Keempat, rentan untuk sakit hati. Bener. Kegembiraan bisa berubah jadi kesedihan. Maklum, namanya juga baru pacar, belum ada ikatan kuat yang bisa melindungi kamu berdua. Jadinya, gampang banget untuk putus. Cuma soal perbedaan kecil bisa jadi api yang membara. Ujungnya, putus deh. Kalo udah putus cinta, aduh, sakit rasanya. Bener. Perlu kamu pahami, kebanyakan orang berpacaran adalah petualangan. Jadi, bukan untuk melanggengkan ikatan itu, tapi justru masih cari-cari kecocokan. Bahaya!

Kelima, jangan bangga dulu punya pacar yang tampilannya oke punya. Senyuman mautnya bisa menenangkan kamu, sekaligus bikin gelisah. Siapa sudi kalo punya cowok mata keranjang? Nggak bisa teteg di satu hati. Masih nyari penyegaran dengan akhwat, eh, cewek lain. Siapa tahu malah kamu yang jadi ‘sephia’-nya. Cewek lain justru kekasih sejatinya. Gubrag! (suara satu-suara dua: kasihaaan deh kamu…). 

Keenam, beware alias waspadalah! Kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya saja, tapi juga karena ada kesempatan (hei! kok kayak Bang Napi sih? He..he..he.). Gaul bebas bisa bablas euy! Kalo kamu udah saling lengket, jangan harap akal sehat kamu dipake untuk mikir bener. Justru kamu malah bimbang dengan ‘suara-suara’ yang ngomporin supaya melakukan “begituan”. Pastinya kamu nggak mau dong kayak kasusnya Eno Lerian yang menikah karena udah hamil duluan; Married by Accident! Naudzubillahi min dzalik!

Tahan nafsu dong...!

Ingat-ingat pesan Allah dan Rasul-Nya. Jangan mengklaim kebenaran dengan ukuran kamu sendiri. Bahaya. Kamu bisa aja ngasih alasan bahwa pacaran adalah menyenangkan. Itu hak kamu. Tapi jangan salah, kalo kebenaran diserahkan kepada semua orang, bisa berabe. Itu sebabnya kudu ada patokan. Apalagi kalo bukan aturan Allah dan Rasul-Nya. Betul?

وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً

“Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina adalah perbuatan yang ter cela dan jalan yang buruk,” (QS al-Isra [17]: 32)

Dari Jabir ra, Rasulullah saw. berkata, “Ingatlah! Janganlah seorang laki-laki menginap di sisi seorang wanita dalam satu rumah, kecuali dia menikahinya atau dia mahramnya.” (HR Muslim)

Dalam sebagian riwayat hadits Samurah bin Jundab yang disebutkan di dalam Shahih Bukhari, bahwa Nabi Saw. bersabda:“Semalam aku bermimpi didatangi dua orang. Lalu keduanya membawaku keluar, maka aku pun pergi bersama mereka, hingga tiba di sebuah bangunan yang menyerupai tungku api, bagian atas sempit dan bagian bawahnya luas. Di bawahnya dinyalakan api. Di dalam tungku itu ada orang-orang (yang terdiri dari) laki-laki dan wanita yang telanjang. Jika api dinyalakan, maka mereka naik ke atas hingga hampir mereka keluar. Jika api dipadamkan, mereka kembali masuk ke dalam tungku. Aku bertanya: ‘Siapakah mereka itu?’ Keduanya menjawab: ‘Mereka adalah orang-orang yang berzina.” Ih, naudzubillahi min dzalik.

Jadi udah deh, pacaran itu nggak ada untungnya. Banyak sisi gelapnya. Rugi dunia-akhirat lagi. Kalo pun menurut kamu ada untungnya, itu kan baru perasaan kamu aja. Betul? Oke deh, kalo pun itu menyenangkan menurutmu, apa ada jaminan kalo aktivitas kamu bebas dari dosa? Justru, pacaran itu menyenangkan atau tidak menye­nangkan buat kamu, tetep aja haram di mata syariat! Jadi, jangan nekatz berbuat dosa. Waspadalah!

Kamis, 25 Oktober 2012

Rusuh..dari kari ke coto


Bandung, 25 oktober 2012


Rusuh…

Ada apa ini ???

Kenapa disana ada api…. Ada pisau .. .sayatan..berdarah - darah … bunyi  benda keras terbanting.. aaarggghhhh.. tolooong…

Ada apa sich??? Apaan.... ada apa ini… ??? PANIK.. waduh koq rusuh begini…. !!!

Cek dan ricek..oooh pantesan, ternyata yang rusuh itu didapur toch.. tepatnya didapur rumah kost TH 19. Yepz, saudara – saudara ternyata didapur sederhana itu sedang ada aksi 4 makhluk tuhan yang unyu – unyu. Bukan aksi debus tentunya, apalagi sampe aksi rusuh beneran.. tapi aksi para mantan peserta audisi master chef yang sudah GATOT alias gagal total dibabak seleksi awal..hehehe..becanda yach. Yang percaya bakal berdosa.. nah lho !!!!

Yach.. inilah para pelaku kerusuhan itu: Teh siar, Teh aul, Teh audi dan aku sendiri..

Tapi gimana sich ceritanya ampe bisa rusuh begitu ???

Gimana gak rusuh , masaknya mulai dari yang kari ayam, sambel goreng, sop buah , ketupat ampe coto makassar. Waduh dasar niy mahasiswa makassar.. hobby nya pada makan.

Maklumlah..kan besok mo lebaran..trus pada kangen masakan rumah (masakan ortu, juga suasana lebaran bareng kelurga)..jadinya pada pengen masak sesuatu yang bisa ngobatin rasa kangen.  hikzzz … jadi sedih lagi kan !!!

Ya udah lanjuuut… dengan modal ilmu yang amat minim  berani masak sampai begitu banyak.. palagi yang namanya coto makassar (aku mah gak pernah ngimpi masak yang kayak ginian, taunya makan doang).. terjadilah kerusuhan itu.. ada yang salah motong – motong daging, Kebanyakan ngasi santan.. kelebihan nambahin garam ampe bikin tekanan langsung ngelonjak..(terbukti ..teh audi langsung berteriak ..keasinaaaaaan !!!)
 Ada yang ngejatuhin  peralatan masak ampe berkali kali menimbulkan bunyi  praankk!! Prinnk!! Gedebuk!!! (pokoke segala macam bunyi deh). Bikin sambel sampe yang lain pada batuk dan bersin – bersin..  acara kebingungan memastikan dagingnya dah mateng apa belom… ada yang pusing dan bingung ngeliat cabe yang diblender gak mau halus – halus juga ( gimana bisa halus kalau yang dimasukin Cuma beberapa biji dengan ukuran blender yang gede..tidak sebanding sist..ckckck).  ribut waktu mau pake ketumbar..yang satu bilang dikit, yang lain memastikan kalau itu kebanyakan.. wadooooohhhh naon atuh teh..

Dan aksi rusuh itupun berlangsung lama.. dan kini lihatlah nyata  kerusuhan itu.. semua peralatan dapur pada kepake..tumplek ketumplek di wastafel.. lantai dapur dah gak karuan..dan jangan ditanya lagi isi dapur… kayak abis  terjadi perang dunia III.

Dan akhirnya …. Ada kari ayam agak asin berkuah santan banyak… ada sambel ati goreng enak dan bikin pengen nambah teyuz… ada sop buah yang kemanisan kalau makannya sambil ngeliatin kami.. (wkwkwk), ada sambel super pedessss yang nikmaaattt, ketupat yang menurut kami kurang mantap (coz gak pake daun pandan.. gak nemu spesies pandan sich) dan coto makassar yang rasa – rasanya kekurangan sesuatu yang kami bingung menterjemahkannya (do’ain yach biar kami bisa tau apanya yang kurang.. ^_^)

Alhamdulillah … berhasil dengan segala kekurangan plus kelebihannya…. ^_^

Yang mo nyicipin..datang aja besok ke kost an kami.. alamatnya cari sendiri yach (upps.. maaf, boleh koq hubungi aja.. dijamin deh bakal di..di suruh balik lagi)..


Dan kami keluarga bahagia Jl.TH no 19 (sam siar, auliawati, audia, andi hazra)  mengucapkan :

Selamat hari raya idul Adha 1433 H..

semoga kita bisa meneldani cinta dan pengorbanan Nabi ibrahim dan Nabi ismail kepada Allah

Minggu, 14 Oktober 2012

S . I . N . G . L . E

Single stands for...

(S)tress (I)s (N)ow (G)one (L)ife's (E)asier

TRAGEDI ONDE - ONDE


Bandung 14 oktober 2012

Onde – onde ala jalan  TH no.19


Mungkin cerita ini kedengarannya konyol… tapi inilah yang terjadi..lucu, gak masuk akal (mungkin) , bisa bikin harga diri anjlok se anjlok-anjloknya (parah niy), ampe nangis – nangis.. (ini mah nangisnya karna kelebihan ketawa..ngetawain kebodohan sendiri maksudnya). sebelumnya saya haturkan permohonan maaf kepada semua pelaku dalam cerita ini, bukan bermaksud menebar aib ataupun melakukan tindak pembunuhan karakarakter ..(lagian penulis kan juga terlibat..hehehe), hanya berharap pembaca bisa mengambil manfaat dan pelajaran dari tulisan ini... maap..maap. Dan untuk para pembaca, dihimbau untuk tidak melakukan tindak kekerasan (nah lho..) dalam bentuk apapun kepada para pelaku kisah ini... 

Kejadiannya kemarin, warga Jalan TH no.19 krasak krusuk di dapur hendak demo kenaikan  harga BBM..eh salah maksudnya yah demo masak gitu.  Dilatar belakangi seorang penghuni kost yang habis  pindah kamar. Yang lainnya pada nuntut diadakan syukuran..nah jadilah rencana ini dijalankan. Menunya biasa aja sich sebenarnya.. bahkan  amat sangat biasa. Orang bugis pasti sudah pada bisa nebak  makanan sebangsa apa yang bakal dibikin..hahaha… yapz betul..100 dech buat kamu…. Klepon alias onde – onde.  Gampang kan ???? (sambil nyengir kuda).  Apalagi para pelakunya (chef nya) adalah orang – orang yang hobby makan makanan ini.. ditambah background mereka sebagai seorang farmasis (emang berhubungan yach???) ya iyya dong saya berbagi 1 rahasia besar…sst jangan berisik ..anak farmasi itu jago  masak lho (ini mah bukan berbagi rahasia neng, tapi nyombongin diri euy..astaghfirullahaladzhim). Bagaimana tidak,  4 plus 1 tahun mereka bergelut dengan resep , takaran, rasa, bau dan lumpang  alu. Walau resep  itu adalah resep obat yang sumbernya dari the white coat bukan resep masakan beneran dari cheff resto terkenal. Hahahaha…

Lanjut cerita… mulailah  mereka meracik adonan..bahan A bahan B ditumplek plek jadi 1.. tambah ini tambah itu, ngaduk ngiduk, ampe muter – muter (ini bikin kue apa lomba joget sich..koq pake muter – muter segala). Bahkan pake acara banting – banting … yang ini mah asli lebaaaayyy
Tanda dan gejala awal kue ini bakalan GATOT sudah keliatan pemirsa… adonan sudah berasa lain..tapi semua pada tidak ngeh… asik – asik aja tuh pada, teteup lanjuuuut. Setelah bola – bola cantik dan anggun itu diisikan dengan gula merah, dilanjutkan dengan memasaknya ke air mendidih..plung..plung..plung, 1, 2, 3 bola- bola putih pucet itu nyemplung ke dalam air mendidih…tenggelam dan haaa terapung apung setelah beberapa saat..ini tandanya apa teman – teman???? Yepz, kuenya udah mateng..tinggal diangkat dan selanjutnya diguling2kan pada kelapa parut. Makin cantik lah penampilan si onde – onde .

Sudah mateng??? Enak??? Itulah harapan dan memang keyakinan kami…impian menikmati onde – onde enak, kenyal, manis dan memuaskan nafsu..eh selera kami bentar lagi kan kejadian.. (ada yang ngiler yah ngebaca ini..sorry kami sama sekali tak bertanggung jawab untuk hal itu).

Tapi ternyata..apa yang terjadi pemirsa??? Bukannya menikmati onde2 yang sesuai harapan..yang ada hasilnya adalah sebuah bola – bola dari tepung berisikan gula merah dan berselimut kelapa parut yang amaaaat keras… haa apppaaa ??? keras??? Betul..betul..betul. sekali lagi KERAS yang menyerupai batu. Bahkan yang lebih parah.. bagian dalamnya kurang mateng..teng..teng..
Bingung ??? tentu saja…wooii apa yang salah sich…untuk sementara kami memprediksikan sendiri letak kesalahan itu…belum seyakin – yakinnya.

Malamnya, iseng aku mengirim sms sama saudara di makassar.  Kurang lebih seperti ini “ deng, kalau mau bikin onde – onde itu pakenya tepung beras apa tepung ketan ya??? “ sekaligus kutambahakan pesan dibawahnya : “jangan diketawain yach”
Kurang lebih lima nemit kemudian , dateng sms balasan : “sorry dik, baru balas soalnya baru bisa selesai ketawa nya..wkwkwk” (tuh kan ..aku bilang juga apa..pasti ujung – ujungnya bakalan diketawain..firasat sich dari tadi). “ kalau mau bikin onde – onde yang kerasnya seperti batu bikinnya pake tepung beras, tapi kalau mau yang enak bikin dari tepung ketan campur tepung beras biasa (2:1)” .

Gubraaakkk!!! Spontan aku ketawa … hahaha..nah lho kan tadi siang udah kejadian tuch..onde – onde bikinan TH no.19 keras seperti batu.. sambil terus ketawa kusampaikan hal ini sama yang lainnya (jago yach..bisa ngomong sambil ketawa). Sontak yang lainnya menyambut dengan ketawa pula...macam mana pula ini…
Ternyata rahasia keunikan onde – onde ala TH no.19 ini ( kata unik = gagal ..lebih sopan dan terhormat) adalah dari bahan utamanya yaitu tepung..seharusnya digunakan tepung ketan malah tepung beras, solo karir pula… wkwkwk.

Tapi yang mengharukan adalah..walaupun sudah tau kalau produk itu gagal..para pelakunya teteup menikmatinya santai  walau penuh perjuangan (^_^).. andai gigi dan rahang bisa ngomong pasti mereka bakalan protes..wooiiii napa sich pada makan batu. Tapi segigih – gigihnya mereka, akhirnya tetap nyerah juga, onde – onde keren itu harus bersisa 8 biji, para eksekutor sudah tak mampu lagi berkompromi dengan onde – onde yang makin lama makin keras (faktor penurunan suhu).

Inilah salah satu kisah kami di TH no.19. hal konyol yang dapat memberikan pelajaran berharga. Hal yang sangat sederhana tapi meninggalkan kesan dan pesan moral  bahwa “belajar itu harus, bertanya itu perlu, bertindak itu penting..bahkan untuk hal – hal yang sangat sederhana”, tak ada kata telat untuk belajar, tak ada kata malu untuk menjadi bisa,..dan tak ada onde – onde dari tepung beras”..

Jangan sekedar mentertawakan, apalagi meledek, menghina, mencela dan semacamnya pada semua pelakunya. Mereka hanyalah makhluk Tuhan yang paling lucu dan menggemaskan, mereka tidak bersalah. Terima kasih telah bersedia membaca dan tersenyum untuk kami…
*********************************************************************************
Starring (atas nama kehormatan, harkat dan martabat, nama pemerannya di inisialkan) :

  1. Teh   AR                :  (cheff bagian  adonan dan penggulingan, eksekutor paling tangguh)
  2. Teh AT                  :  (cheff bagian pembulatan dan  pengisian , eksekutor)
  3. Mba LL                  :  (cheff bagian nyemplungin, eksekutor)
  4. Jenk AH                : ( hampir jadi cheff , untung lagi ada kegiatan diluar,tapi diduga terlibat   karna tidak melakukan protes pada saat terjadi kesalahan pada bahan utama bahkan turut membenarkan,  penulis)
  5. Teh NSS                 :  (hampir jadi cheff dan eksekutor juga, untung lagi keluar, tapi dipastikan terlibat karna bersama dengan pelaku lain membeli bahan utama, juga sebagai pemrakarsa acara ini)



Senin, 08 Oktober 2012

surat I, inisial AZ Cn

ini adalah tulisan di halaman ke 3 diary biru dalam "memoar saudari seiman".. (semua tulisan dari diary biru dijamin keasliannya..tanpa pengawet dan bahan pewarna sintetik... eh maksudnya tanpa editan..hehehe)

Bismillahirrahmanirrahim ...
assalamu'alaykum warahmatullah..

Hai sayangku, adekku yang paling bawel ..hehehe
afwan nah tidak mauka pake bahasa logat.. cuma mau bilang buat adekku ini, dimanapun Allah tetapkan ki nanti, dimanapun kamu berada, maka takutlah kepada Allah.

Dek, cuma mau minta maaf atas semua kekuranganku sebagai sahabat, sebagai kakak,
atas semua kecuekanku ....
atas semua ketidakpekaanku...  
atas semuasalah dan sakit hati yang mungkin pernah kulakukan yang sama sekali tidak kusengaja.
Saya harap persahabatan dan persaudaraan kita tidak akan pernah terputus, baik karena jarak, jarangnya pertemuan, atau karena pernikahan..hehehe

Dek, ingat saja dan yakin ki, engkau sudah terekam dan tertanam jelas dihatiku...

1 ji yang sangat kuharapkan dari dirimu saat ini dek, semoga Allah segera mempertemukanmu dengan laki - laki terbaik untuk dunia dan akhiratmu...
jujur, sangat besar rasa khawatirku... semakin cepat ada yang jaga, semakin tenang hatiku.. ^_^

oke mi dek...
makin dewasa ki nah... semoga Allah memudahkan urusanmu..
I LOVE U COZ ALLAH !!!

jaga diri, jaga hati !!!
dimanapun berada tetap hijab dijaga,,,
karena ALLAH Maha Melihat !!!

ttd

Cenceng

*********************************************************************************

jawabku :
wa'alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh...

kk chenk sang calon ummi
kakak yang aku pun menyayanginya..
Jazaakillah khair atas nasehat dan do'anya.

tapi koq aku dibilangi bawel sich.... (pura2 manyun..)
insya Allah bawel untuk hal - hal yang benar yah k... hehehe

jika kakak tau, akupun tidak pernah berharap ikatan dan persaudaraan kita akan terputus.
kupinta pada Sang Pemilik Jiwaku dan Jiwamu agar kita kan slalu bersama, meski tak mesti berjumpa..
bersama dalam perjuangan, bersama dalam cita dan cinta, bersama dalam ukhuwah, bersama dalam tiap do'a yang baik... ^_^

sekali lagi jazaakillah khair atas do'anya.. atas kekhawatiran yang besar untukku..aku yakin semua itu karna kepedulianmu kepadaku..
ku ucapkan aamiin atas semua do'a yang terpanjat untukku..
(jangan pernah bosan dan kapok mendo'akan ku yah kanda)

luph u too coz Allah...

MEMOAR SAUDARI SEIMAN

jum'at dini hari tanggal 24 agustus 2012..setengah terburu aku merapikan sisa barang yang belum sempat masuk ke koper. kurang dari 1 jam lagi aku seharusnya sudah duduk manis didalam pesawat. tapi ternyata kelelahan akibat terlalu sibuk beberapa hari ini ditambah perjalanan jauh dari daerah membuatku sedikit kurang fokus, jadinya yaach dari tadi kasak kusuk masukin barang dikoper tapi belum kelar - kelar juga...

akhirnya 15 menit kemudian baru aku bisa agak sedikit lega diatas mobil yang mengantar ke bandara. berkali - kali aku ditelpon sama teman yang sudah dari tadi nunggu dibandara.. sabaaaar dunk.ya.
"eh emang lo bisa bilangin sabar sama pilot nya.." yehh..sewot deh dia..
xixixi..pissss partner..

nyampe dibandara...
surprise..aku melihat sekumpulan akhwat yang melambai dan tersenyum manis padaku..subhanallah.. ada banyak akhwat..ternyata mereka semua berniat nganterin aku.. huhuhu terharuuuu..(tapi nganterin di bandara doank yah..!!!)

gak papa dech..seneng banget, mereka begitu perhatian dan aku yakin ini karena kecintaan mereka pada saudarinya. kecintaan yang dilandasi atas cinta karena Allah..
mereka adalah saudari - saudariku seiman yang selama ini berjuang bersama di kampus. merasakan suka duka, pahit manisnya perjuangan dakwah ilallah. kami tak hanya tersenyum bersama, bahkan  menangis dan merasakan sakit  kerap kami lalui bersama. dan itulah yang telah mengikat kami, menyatukan kami dalam sebuah ikatan yang begitu bermakna yang kami namai "ukhuwah".

ada banyak kenangan bersama mereka.. terus terang ada kebahagiaan menatap wajah- wajah bersinar itu. wajah - wajah yang tak pernah lelah meski cobaan akrab menyertai mereka. kulihat pula berkas keluguan dari wajah - wajah itu. 

dan akupun tak bisa menafikkan kalau perasaan ini juga menyimpan kesedihan. aku akan pergi, dan aku merasa ini  bukan waktu yang singkat untuk berpisah. walaupun mungkin kami masih bisa berkomunikasi lewat telpon, sms atau chat. tapi tentunya tidaklah sama ketika kami bisa duduk bersama dalam majlis ilmu dan majlis - majlis musyawarah , bisa saling bertegur langsung, bertanya kabar dan berbagi cerita..
subhanallah..... (hiikzz jadi sedih akhawaat..)



masih sangat jelas tergambar kesedihan mereka ketika akan berpisah denganku. akupun sedih akhwat.... tapi maaf karna aku harus pergi.
tiba - tiba sebuah bingkisa disodorkan kearahku..
"k haz.. diambil ya. ini dari kami. semoga bisa menjadi pengobat rindu bagi kk pada kami nanti"..

terharu again..hikzhikzhikz... (lebay amat ya aku..)
sebelum meninggalkan mereka, sempat berfoto - foto bareng dulu..
ternyata narsis teteeeup aja ada.. ^_^


singkat cerita...
setelah tiba dibandara internasional soekarno - hatta, perjalanan dilanjutkan ke bandung.
setelah duduk anggun di mobil, aku tidak sabar langsung membuka bingkisan itu.. hemm ada 2 buah buku bacaan islam..dan ada 1 lagi yang menarik perhatianku sebuah buku diary warna kotak - kotak biru. kirain isinya kosong, tapi ternyata masyaAllah..penuh tulisan - tulisan..
dan itu tulisan dari akhwat yang nganterin di bandara tadi..
tanpa menunggu lama aku langsung membacanya.. dan ekspresi ku sampe bikin yang lain ngelirik aneh.. senyum - senyum, ngangguk - ngangguk, dan eehhh nangis malahan...(diriku oh diriku..aneh)

akhawaat... kangeeeen dirimu..kangen kalian.. (hanya bisa berteriak dalam hati).


jazaakumullahu khairan saudariku... ^_^

(kanda cen2, ukh apri,ukh nana,ukh indah,ukh neni,ukh iin,  ukh wahidah,ukh ici,ukh ummy,ukh ririn,ukh fauziah,ukh riska,ukh nidar,ukh umi karnila)
*****************************************************************

para pembaca.. 
aku ingin berbagi kepada kalian isi dari buku diary itu..tulisan dari tangan - tangan kecil pelanjut estafet dakwah dikampus kami tercinta.

to be continued..



Minggu, 07 Oktober 2012

kemarin, hari ini dan esok


3 hari dalam hidup ini
Hari pertama : Hari kemarin.
Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang Kita rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat dan beristirahat dengan tenang;
lepaskan saja…


Hari Kedua : hari esok.
Hingga mentari esok hari terbit,
Kita tak tahu apa yang akan terjadi.
Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; toh belum tentu esok hari Kita merengkuhnya
biarkan saja…

Yang tersisa kini hanyalah Hari Ini .
Pintu masa lalu telah tertutup,
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri Kita untuk hari ini.
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila Kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada Kita.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa Kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri Kita sendiri

Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu
bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan sekarang juga

Rabu, 03 Oktober 2012

Allah loves you....

ketika kita mengeluh : " tak mungkin.."

Allah menjawab : " jika Allah menghendaki sesuatu, cukup berkata JADI !!! maka jadilah (QS. Yasin : 82)


kita mengeluh : " Saya terlalu lelah"

Allah menjawab : " dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat " (QS. An Naba' : 9)


kita mengeluh : "saya tak mampu"

Allah menjawab : "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..." (QS. Al Baqarah : 286)


kita mengeluh : " Saya stress..!!!"

Allah menjawab  : ".....Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram " (QS. Ar Ra'd : 28)


kita menggerutu : "Tak ada gunanya"

Allah menjawab : " Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah , niscaya dia akan melihat balasannya ". (QS. Az - Zalzalah : 7)

Selasa, 02 Oktober 2012

kacau

aku melirik jam dinding yang tergantung dikamar kost-an..
pukul 9 kurng 15 menit.. innalillah..antara terdengar dan tidak aku bergumam
bisa2 aku telat niy.. knp bisa ?? padahal kan bangunnya dah dari tadi..

hufft.. terburu - buru.. ngeprint tugas..ngecek perlengkapan..
tersadar..ya ampun..kamar masih berantakan gini..
ya udah..ntar aja deh rapiinnya.. (isshh..cewek jorok..jangan dicontoh)
maaf pemirsa, ini bukan kebisaan aq koq.. ngeles ni ye..

setingah berlari keluar dari kost - an... terengah menaiki tangga aborsi
celinguk tergesa ketika hendak nyebrang
dan wadoooh.. kepeleset waktu dah masuk gerbang kampus..
hanya satu dipikiran... TELAT deh kalw kayak gini

penuh perjuangan, akhirx sampe jg di lt 1 fakultas. pas nunggu depan lift, tiba2 ada y negur.. eh maw masuk kuliah stabilita kan?? iyya mas ..jawabku.
hmm..ibunya g masuk tuh.. katanya diganti ke hari lain.
gubraak... tau gini..kan... aaargggh..
koq g ada yang ngasi info sich...
sebel dech...

salam

semilir
sampaikan padanya