Senin, 08 Oktober 2012

MEMOAR SAUDARI SEIMAN

jum'at dini hari tanggal 24 agustus 2012..setengah terburu aku merapikan sisa barang yang belum sempat masuk ke koper. kurang dari 1 jam lagi aku seharusnya sudah duduk manis didalam pesawat. tapi ternyata kelelahan akibat terlalu sibuk beberapa hari ini ditambah perjalanan jauh dari daerah membuatku sedikit kurang fokus, jadinya yaach dari tadi kasak kusuk masukin barang dikoper tapi belum kelar - kelar juga...

akhirnya 15 menit kemudian baru aku bisa agak sedikit lega diatas mobil yang mengantar ke bandara. berkali - kali aku ditelpon sama teman yang sudah dari tadi nunggu dibandara.. sabaaaar dunk.ya.
"eh emang lo bisa bilangin sabar sama pilot nya.." yehh..sewot deh dia..
xixixi..pissss partner..

nyampe dibandara...
surprise..aku melihat sekumpulan akhwat yang melambai dan tersenyum manis padaku..subhanallah.. ada banyak akhwat..ternyata mereka semua berniat nganterin aku.. huhuhu terharuuuu..(tapi nganterin di bandara doank yah..!!!)

gak papa dech..seneng banget, mereka begitu perhatian dan aku yakin ini karena kecintaan mereka pada saudarinya. kecintaan yang dilandasi atas cinta karena Allah..
mereka adalah saudari - saudariku seiman yang selama ini berjuang bersama di kampus. merasakan suka duka, pahit manisnya perjuangan dakwah ilallah. kami tak hanya tersenyum bersama, bahkan  menangis dan merasakan sakit  kerap kami lalui bersama. dan itulah yang telah mengikat kami, menyatukan kami dalam sebuah ikatan yang begitu bermakna yang kami namai "ukhuwah".

ada banyak kenangan bersama mereka.. terus terang ada kebahagiaan menatap wajah- wajah bersinar itu. wajah - wajah yang tak pernah lelah meski cobaan akrab menyertai mereka. kulihat pula berkas keluguan dari wajah - wajah itu. 

dan akupun tak bisa menafikkan kalau perasaan ini juga menyimpan kesedihan. aku akan pergi, dan aku merasa ini  bukan waktu yang singkat untuk berpisah. walaupun mungkin kami masih bisa berkomunikasi lewat telpon, sms atau chat. tapi tentunya tidaklah sama ketika kami bisa duduk bersama dalam majlis ilmu dan majlis - majlis musyawarah , bisa saling bertegur langsung, bertanya kabar dan berbagi cerita..
subhanallah..... (hiikzz jadi sedih akhawaat..)



masih sangat jelas tergambar kesedihan mereka ketika akan berpisah denganku. akupun sedih akhwat.... tapi maaf karna aku harus pergi.
tiba - tiba sebuah bingkisa disodorkan kearahku..
"k haz.. diambil ya. ini dari kami. semoga bisa menjadi pengobat rindu bagi kk pada kami nanti"..

terharu again..hikzhikzhikz... (lebay amat ya aku..)
sebelum meninggalkan mereka, sempat berfoto - foto bareng dulu..
ternyata narsis teteeeup aja ada.. ^_^


singkat cerita...
setelah tiba dibandara internasional soekarno - hatta, perjalanan dilanjutkan ke bandung.
setelah duduk anggun di mobil, aku tidak sabar langsung membuka bingkisan itu.. hemm ada 2 buah buku bacaan islam..dan ada 1 lagi yang menarik perhatianku sebuah buku diary warna kotak - kotak biru. kirain isinya kosong, tapi ternyata masyaAllah..penuh tulisan - tulisan..
dan itu tulisan dari akhwat yang nganterin di bandara tadi..
tanpa menunggu lama aku langsung membacanya.. dan ekspresi ku sampe bikin yang lain ngelirik aneh.. senyum - senyum, ngangguk - ngangguk, dan eehhh nangis malahan...(diriku oh diriku..aneh)

akhawaat... kangeeeen dirimu..kangen kalian.. (hanya bisa berteriak dalam hati).


jazaakumullahu khairan saudariku... ^_^

(kanda cen2, ukh apri,ukh nana,ukh indah,ukh neni,ukh iin,  ukh wahidah,ukh ici,ukh ummy,ukh ririn,ukh fauziah,ukh riska,ukh nidar,ukh umi karnila)
*****************************************************************

para pembaca.. 
aku ingin berbagi kepada kalian isi dari buku diary itu..tulisan dari tangan - tangan kecil pelanjut estafet dakwah dikampus kami tercinta.

to be continued..



3 komentar:

  1. insya Allah.. ada waktu, ada tempat, ada masa yang Allah telah siapkan untuk pertemuan itu..

    #laskar pejuang FSI Ar royyaan FF UMI

    BalasHapus
  2. hiks,,,,
    aq jadi meneteskan air mata baca tulisan kanda hazra,,,,
    kangeenn sangat,,, rasanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bila engkau rindu akan diriku..
      kutitip namaku di tiap do'amu...

      semoga do'a itu bisa menjadi saksi kelak
      bahwa dulu di dunia..pernah ada hamba Allah yang saling mencintai karna-NYA..

      ^_^




      Hapus